Implementasi Program Keluarga Berencana Pada Pus Resiko Tinggi 4 Terlalu Di Kabupaten Bojonegoro

Authors

  • Mohammad Khanif Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Bojonegoro
  • Ahmad Suprastiyo Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Bojonegoro
  • Cahya Lukito Program Studi Administrasi Publik, FISIP, Universitas Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.56071/jian.v5i1.383

Keywords:

Implementasi, Program KB, Pus Resiko Tinggi 4

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti dalam melihat adanya Program Keluarga Berencana pada PUS resiko tinggi 4 terlalu yang dilakukan pendataan yang semula menggunakan formular R/1/PUS atau pendataan secara manual namun pada saat ini telah dilakukan rekam data berbasis sistem informasi yang dapat mengetahui pasangan usia subur resiko tinggi dan mampu menekan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau rekam data PUS dan mendeskripsikan implementasi pada program keluarga berencana di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Bojonegoro. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada implementasi program keluarga harapan dalam peningkatan taraf pendidikan dengan menggunakan empat faktor implementasi yang dikemukakan oleh George Edwards III yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Teknik Pengumpulan Data Berupa Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program keluara berencana pada PUS sudah berjalan dengan baik dan dampak berjalannya program keluarga berencana pada PUS resiko tinggi 4 terlalu melalui PUS alarm system pun cukup positif.

References

Akib, Haedar. Implementasi Kebijakan: Apa, Mengapa, dan Bagaimana. Jurnal Administrasi Publik, Volume 1 No.1, 2010.

Athica oviana. Penyuluhan tentang KB terhadap peningkatan pengetahuan pada Pasangan Usia Subur.2016

BKKBN. Peningkatan Akses Dan Kualitas Pelayanan KB. BKKBN Bandung, 2007

BKKBN. Pasangan Usia Subur Melalui Mini Survei Indonesia . Jakarta: BKKBN, 2013.

BKKBN. Keluarga Sejahtera dan Kesehatan Reproduksi. . Jakarta Timur. 2016

Edward III, George C (edited) Public Policy Implementing, Jai Press Inc, London-England.1984.

Endah. Peningkatan kinerja dan tindaklanjut pemasangan penangan PUS resiko tinggi “ 4 Terlalu” : Kabupaten Bojonegoro. 2019.

Rizki Devi. hubungan self efficacy dengan penggunaan metode kontrasepsi dalam program contraceptive for women at risk (Contra War) pada wanita pasangan usia subur (WUS) Resiko tinggi di desa wonorejo kecamatan singosasi : kabupaten malang. 2018.

Suprastiyo, A. (2020). Quality Of Birth Certificate Management Services in the Department of Population and Civil Registration Bojonegoro District.

Umi Listyaningsih. Unmet Need Keluarga Berencana di Daerah Perkotaan dan Perdesaan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peratururan Bupati Kabupaten Bojonegoro Nomor 55 Tahun 2020 tentang Kependudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

Downloads

Published

2021-02-26

How to Cite

Khanif, M., Suprastiyo, A., & Lukito, C. (2021). Implementasi Program Keluarga Berencana Pada Pus Resiko Tinggi 4 Terlalu Di Kabupaten Bojonegoro. JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara), 5(1), 1–7. https://doi.org/10.56071/jian.v5i1.383

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>