Analisis Pengaruh Sedimentasi Terhadap Kinerja Saluran Kali Avor Desa Ngdiluhur Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro
Keywords:
Sedimentasi, MUSLE, Debit Puncak, Limpasan, Bed Load, Kali AvourAbstract
Saluran Kali Avour yang terletak di Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, mengalami potensi penurunan kapasitas akibat sedimentasi dari limpasan permukaan yang membawa material erosi dari daerah aliran sungai (DAS) sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar laju sedimentasi yang terjadi serta dampaknya terhadap penurunan kapasitas saluran, dengan menggunakan pendekatan metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE). Hasil pada analisis ini menunjukkan bahwa laju sedimentasi pada saluran Kali Avour adalah 5,26 ton untuk setiap kejadian hujan signifikan. Dengan asumsi terdapat 9 kejadian hujan besar dalam satu tahun, total erosi yang terjadi mencapai 47,34 ton per tahun. Nilai ini diperoleh dari kombinasi faktor erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan pada lereng (LS), faktor pada penutup lahan (C), tindakan konservasi (P), serta pengaruh debit puncak dan volume limpasan dari curah hujan rancangan. Tingkat pengendapan sedimen dasar (bed load) ditaksir sebesar 10% dari total sediment yield, yaitu 1,62 ton per tahun. Total sediment yield tahunan yang masuk ke saluran adalah 21,33 ton atau setara 16,38 m³, yang merupakan hasil akumulasi dari sembilan kejadian hujan besar dalam setahun. Dampak dari sedimentasi ini terhadap kapasitas saluran Kali Avour cukup nyata. Jika dibandingkan dengan kapasitas saluran yang mencapai 8.670 m³, terjadi penurunan pada kinerja saluran sebesar 0,189% per tahun. Penurunan ini akan semakin berpengaruh jika terjadi akumulasi selama beberapa tahun tanpa tindakan pengendalian atau normalisasi saluran. Hasil penelitian menegaskan bahwa pengelolaan sedimentasi pada skala mikro-DAS seperti di Kali Avour sangat penting untuk mempertahankan efisiensi hidraulik saluran, mencegah penurunan kapasitas, dan menghindari gangguan aliran di masa mendatang
References
Ahmad Hakim Bintang Kuncoro. (2012). Analisis Sedimentasi Berdasarkan Metode MUSLE pada DAS. Universitas Gadjah Mada.
Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. IPB Press, Bogor.
Asriadi, dkk. (2018). Kajian Erosi dan Sedimentasi Menggunakan Metode MUSLE. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 20(2), 88-95.
Hambali, R., Suryadi, A., & Hidayat, T. (2016). Studi Karakteristik Sedimen dan Laju Sedimentasi Sungai Daeng Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Teknik Sipil.
Krisna Dwi Aji Saputra. (2022). Perhitungan Laju Erosi dan Sedimentasi pada DAS Menggunakan Metode MUSLE. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Legono, D. (2017). River Sedimentation. Yogyakarta: Program Magister Manajemen Bencana Alam, Universitas Gadjah Mada.
Mulyanto. (2007). Sedimentasi Sungai dan Pengaruhnya terhadap Struktur Sungai. Jurnal Teknik Pengairan.
Nugroho, A. & Handayani, N. (2021). Dampak Sedimentasi terhadap Efektivitas Saluran Irigasi. Jurnal Sumber Daya Air Indonesia, 17(2), 45–53.
Simon, A. & Sentruk, F. (1992). Sediment Transport and Channel Stability. ASCE Manual No. 110.
Wibowo, A., & Setiawan, I. (2019). Pengaruh Sedimentasi terhadap Efisiensi Saluran Irigasi di Daerah Irigasi Kalitengah. Jurnal Teknik Sumber Daya Air, Universitas Brawijaya.
Williams, J.R. (1975). Sediment Delivery Ratio: A Theoretical Formulation. Transactions of the ASAE.
Wilhelmus Bunganen. (2011). Analisis Erosi dan Sedimentasi di DAS Palu. Tesis, Universitas Tadulako.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Teknik Sipil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
