@article{Bahtiar Budi Satria_2024, title={Studi Komparasi Usahatani Padi Dengan Penerapan Mesin Rice Transplanter Dan Konvensional di Desa Padang Mentoyo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro}, volume={6}, url={https://ojs.ejournalunigoro.com/oryza/article/view/745}, DOI={10.56071/oryza.v6i1.745}, abstractNote={&amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-weight: 400;&amp;quot;&amp;gt;Penelitian ini bertujuan untuk menentukan biaya usahatani pada satu musim tanam. Hasil dari penelitian ini berupa biaya usahatani untuk mesin rice transplanter sebesar Rp. &amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;span style=&amp;quot;font-weight: 400;&amp;quot;&amp;gt;11.243.512/Ha dan penanaman konvensional sebesar Rp. 12.314.850. Penerimaan pada penanaman ricee transplanter sebesar Rp. 22.882.913 sedangkan penanaman konvensional sebesar Rp. 22.856.455, produktivitas pada kedua penanaman tersebut adalah 60,22 kw/ha sedangkan penanaman konvensional 60,15kw/ha. Pendapatan yang didapatkan untuk penanaman rice translanter adalah Rp 11.639.4 01/ha sedangkan konvensional sebesar Rp. 10.541.605, untuk nilai efisiensinya adalah 3 untuk rice transplanter dan 2 untuk konvensional. Kedua penanaman tersebut selanjutnya di bandingkan melalui uji t-test dengan menggunakan SPSS. Hasil perbandingan pendapatan menunjukan nilai t-hitung (7,436) lebih besar dari t-tabel (1,671). Hal ini menunjukkan hipotetis diterima, nilai perbandingan produktivitas dihasilkan nilai t-hitung sebesar (2,773) lebih besar dari t-tabel (1,671), sehingga hipotetis diterima, sedangkan perbandingan efisiensi nilai t-hitung (2,298) lebih besar dari t-tabel (1,671) sehingga hipotesis diterima. Dari kesimpulan diatas menunjukkan bahwa penanaman secara modern lebih efektif dibandingkan penanaman secara konvensional.&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;}, number={1}, journal={Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan}, author={Bahtiar Budi Satria}, year={2024}, month={Jul.}, pages={37–45} }