ANALISIS KOMPARASI PENDAPATAN USAHA OLAHAN KOPI ROBUSTA DAN KOPI EXCELSA DI UD. NUSANTARA CRYPTO COFFEE
DOI:
https://doi.org/10.56071/oryza.v7i2.747Keywords:
pendapatan, usaha olahan kopi, kopi robusta, kopi excelsaAbstract
Provinsi Jawa Timur disebut-sebut sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbesar dan terbaik indonesia. Bahkan, beberapa kopi dari Jawa Timur sudah menembus pasar Internasional. Data dari Badan Pusat Statistik menyebutkan Jawa Timur menduduki peringkat ke-5 penghasil kopi terbesar di Indonesia setelah Sumatera selatan, Lampung, Sumatera Utara, dan Aceh. Di desa Padangasri Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto terdapat tempat usaha pengolahan kopi Robusta dan kopi Excelsa yaitu di UD. Nusantara Crypto Coffee. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan secara sengaja (Purposive sampling location). Pengumpulan data penelitian ini dilakukan pada bulan mei 2022. Data yang dikumpulkan ialah data primer dan data sekunder. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil perhitungan R/C ratio menunjukkan bahwa usaha olahan kopi adalah menguntungkan, ditunjukkan dari nilai R/C ratio lebih besar dari 1. Apabila R/Cratio > 1, maka usaha tersebut memberikan keuntungan yang layak. Hal ini menunjukan bahwa usaha kopi olahan menguntungkan. Dari hasil data SPSS. Terdapat t-hitung sebesar 4,381. Nilai signifikan yang didapatkan <.001.Dan nilai df sebesar 22. Ho yang ditentukan ddalam penelitian ini adalah 5% yaitu 0,05. Dari perhitungan tersebut mendapatkan nilai t-tabel sebesar 1,718. Jadi dalam perbandingan ini Ho diterima karena nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel yaitu 4,381>1,718. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan bahwasanya terdapat perbedaan pendapatan antara kopi robusta dan excelsa.
References
Az-zahra, R. 2021. Komparasi Pendapatan Petani Kopi Organik dan Konvensional. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis [Online] 7(1): 25-37.
Azzaino. 2005. Ilmu Usahatani. Jakarta : Penebar Swaday.
Gani, A. 2019. Analisis Komparatif Pendapatan Petani Kopi Organik dan Petani Kopi Anorganik di Dataran Tinggi Gayo. [Online] [Diakses pada 5 Oktober 2020].
Haspari, Djuwendah, dan Yusup. 2014. Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan melalui Pengembangan Agribisnis Kopi. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat. [Online] [Diakses pada 5 Oktober 2020].
Mulyani, A. 2019. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kopi Robusta Terhadap Peningkatan Pendapatan Ekonomi dalam Perspektif Ekonomi Islam. [Online] [Diakses pada 5 Oktober 2020].
Prasmatiwi, F. 2011. Penerapan Konservasi dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Usaha Tani Kopi di Kabupaten Lampung Barat. [online].
Pranata, R dan Marianti. 2017. Analisis Rantai Nilai Kopi Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pada Petani di Indonesia.Makalah. Universitas Katolik Parahyangan. Available at : http://journal.unpar.ac.id/index.php/JurnalAdministrasiBisnis [Diakses 27 Maret 2020].
Soekartawi, 1999. Agribisnis Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Widiastuti, Effendy, dan Lappo. 2018. Efektifitas Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan terhadap Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Jurnal Agroland [online]. 25(5), 164-172.
Yahmadi,M.2007. Rangkaian perkembangan dan permasalahan budidaya dan pengolahan kopi di Indonesia.Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia Jatim.
Haryanti, Nika Siri. 2013. Studi Komparatif Usahatani Padi Sawah Dengan Sistem Tapin, Tabela, dan Tabela Mina Padi di Dusun Jowahan Sumberagung Moyudan Sleman.


