@article{Fitri Dwijayanti_Ichwal Subagyo_2023, title={OPTIMALISASI PEMBERIAN LAYANAN KESEHATAN TERHADAP WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN BERDASARKAN INSTRUKSI MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR: M.HH-02.OT.04.01 TAHUN 202}, volume={5}, url={https://ojs.ejournalunigoro.com/JUSTITIABLE/article/view/566}, DOI={10.56071/justitiable.v5i2.566}, abstractNote={&amp;lt;p&amp;gt;Lembaga Pemasyarakatan selain berfungsi sebagai tempat pembinaan bagi&amp;lt;br&amp;gt;Narapidana, juga berfungsi sebagai tempat pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi&amp;lt;br&amp;gt;Narapidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi pemberian&amp;lt;br&amp;gt;layanan kesehatan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan berdasarkan Instruksi&amp;lt;br&amp;gt;Menteri Hukum dan HAM Nomor:M.HH-02.OT.04.01 Tahun 2020 tentang&amp;lt;br&amp;gt;Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian&amp;lt;br&amp;gt;Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Di&amp;lt;br&amp;gt;mana hal tersebut bertujuan untuk mengetahui perbedaan layanan kesehatan yang&amp;lt;br&amp;gt;diberikan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan sebelum dan sesudah&amp;lt;br&amp;gt;diterbitkannya Instruksi Menteri Hukum dan HAM Nomor:M.HH-02.OT.04.01&amp;lt;br&amp;gt;Tahun 2020 serta bentuk optimalisasi pemberian layanan kesehatan terhadap warga&amp;lt;br&amp;gt;binaan pemasyarakatan berdasarkan Instruksi Menteri Hukum dan HAM&amp;lt;br&amp;gt;Nomor:M.HH-02.OT.04.01 Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan&amp;lt;br&amp;gt;normatif-empiris. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data&amp;lt;br&amp;gt;sekunder. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pertama, perbedaan pelayanan&amp;lt;br&amp;gt;kesehatan adanya penambahan stok obat-obatan, masker dan hand sanitizer,&amp;lt;br&amp;gt;penerimaan tahanan baru dilakukan scraning kesehatan dan kemudaian diisolasi&amp;lt;br&amp;gt;selama 2 minggu, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro&amp;lt;br&amp;gt;untuk melakukan kunjungan pemeriksaan kesehatan secara berkala, Kedua,&amp;lt;br&amp;gt;optimalisasi pemberian layanan kesehatan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan&amp;lt;br&amp;gt;berdasarkan Instruksi Menteri Hukum dan HAM Nomor:M.HH-02.OT.04.01&amp;lt;br&amp;gt;TAHUN 2020 adalah Pertama, form pencatatan dan Pelaporan meliputi rekam&amp;lt;br&amp;gt;medic dan informed cosent, Kedua, pelaporan kesehatan, Ketiga, koordinasi&amp;lt;br&amp;gt;pelayanan kesehatan, Keempat, pemantuan penyelenggaraan kegiatan, Kelima,&amp;lt;br&amp;gt;pengawasan melekat melalui atasan langsung dengan melakukan pembinaan&amp;lt;br&amp;gt;terhadap pelayanan kesehatan, Keenam, disediakan bilik sterilisasi, Ketujuh,&amp;lt;br&amp;gt;penyemprotan disinfektan, Kedelapan, penyediaan hand sanitizer, tempat cuci&amp;lt;br&amp;gt;tangan di masing-masing blok hunian.&amp;lt;br&amp;gt;Kata Kunci : Optimalisasi; Instruksi; Pelayanan Kesehatan; Warga Binaan&amp;lt;br&amp;gt;Pemasyarakatan&amp;lt;/p&amp;gt;}, number={2}, journal={JUSTITIABLE - Jurnal Hukum}, author={Fitri Dwijayanti and Ichwal Subagyo}, year={2023}, month={Feb.}, pages={120–137} }