IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DENGAN METODE OPERASI PRIA (MOP)/VASEKTOMI DI KABUPATEN BOJONEGORO

Authors

  • Vira Yuniar Program Studi Ilmu Administrasi Publik, FISIP, Universitas Bojonegoro
  • Rupiarsih Program Studi Ilmu Administrasi Publik, FISIP, Universitas Bojonegoro
  • Junadi Program Studi Ilmu Administrasi Publik, FISIP, Universitas Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.56071/jian.v7i1.659

Keywords:

Implementasi, Keluarga Berencana, Vasektomi

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Badan Pusat Statistik (2020), mengatakan pertumbuhan penduduk di Indonesia dari tahun 2015 hingga 2019 adalah 255,5 juta, 258,7 juta, 261,9 juta, 265,0 juta menjadi 268,1 juta orang. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa setiap tahun jumlah penduduk Indonesia selalu bertambah, persentase pertumbuhan penduduk itu sendiri dapat mencapai 1,15% (BPS, 2020). Masalah kependudukan yang terjadi dianggap dengan membentuk program Keluarga Berencana sebagai bentuk upaya untuk mengatasi masalah kependudukan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi Implementasi Program Keluarga Berencana (KB) dengan Metode Operasi Pria (MOP)/Vasektomi di Kabupaten Bojonegoro. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Dalam penelitian ini metode analisa data yang digunakan adalah analisa kualitatif non statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan program KB MOP/Vasektomi kurang efektif yang disebabkan oleh minimnya tenaga pelayanan dan juga penyediaan alat dan obat kontrasepsi (Alokon) untuk pria sangat terbatas sehingga megakibatkan rendahnya tingkat pencapaian jumlah kesetaraan akseptor program KB MOP/Vasektomi.

References

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

BKKBN, Peningkatan Peran Komponen KIE dalam Gerakan KB Nasional: Studi Kualitatif Peran Pria dalam Penggunaan Kontasepsi di DKI Jakarta dan D.I. Yogyakarta. Kerjasama antara PUBIO-Pusat Penelitian Pengembangan Pelayanan Kesehatan. Balitbang Depkes. Jakarta. 1999.

BKKBN, Faktor-Faktor yang mempengaruhi Rendahnya Partisipasi Pria dalam KB. http://www.bkkn.go.id/gemapria/info-detail.php?infid=79 BKKBN.

BKKBN Bandung, 2007, Peningkatan Akses Dan Kualitas Pelayanan KB.

Dyah, Pelayanan Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta. Salemba Medica, 2009.

Edward III, George C (edited) Public Policy Implementing, Jai Press Inc, London-England.1984.

Handayani, S. Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Rihama, 2010.

Hartanto. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta. 2003.

Ida prijatni, Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana, Jakarta Selatan. 2016.

J. Lexy, Moleong. Metodologi Penelitian Kualitstif. 2016. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2016.

Rob, dkk. Men’s in Bangladesh, India, and Pakistan Reproducive Health Issues. Karshat Publisher. Dhaka, Bangladesh 1999. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, Alfabeta, Bandung, 2016.

Usman, H., dan Akbar, P. S., Metodologi Penelitian Social, Bumi Aksara, Jakarta, 2017.

Ekarini, Sri Madya Bhakti. "Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi pria dalam keluarga berencana di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali." Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, 2008.

Mustofa, Muhamad. "Partisipasi Laki-laki Dalam Program KB”(Kasus Tentang Partisipasi Suami Dalam Program KB MOP Di Desa Jelok Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali)." (2018).

Pratiwi, Bintang Agustina, et al. "Partisipasi Pria Dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Vasektomi Di Kota Bengkulu." Prosiding Seminar Nasional IKAKESMADA “Peran Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan SDGs”. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, 2017.

Senain, Senain, Hari Susanto, and Arsya Chairul Fajri. "Efektivitas Program Kb Dengan Metode Operasi Pria (Mop)/Vasektomi Di Kabupaten Situbondo." Acton 13.1 (2017).

Panjaitan, Masriati. "Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik terhadap Keikutsertaan Pria Menjadi Akseptor KB Metode Operasi Pria (MOP) di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Pakam Tahun 2012

Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2005 tentang Sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2004-2009 dijelaskan bahwa partisipasi pria menjadi salah satu indikator keberhasilan program KB.

Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Peraturan Bupati Kabupaten Bojonegoro Nomor 55 Tahun 2020 tentang Kependudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

Peraturan Kepala BKKBN Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 165/PER/2011 Tentang Pelayanan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

Downloads

Published

2023-02-28

How to Cite

Yuniar, V., Rupiarsih, & Junadi. (2023). IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DENGAN METODE OPERASI PRIA (MOP)/VASEKTOMI DI KABUPATEN BOJONEGORO. JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara), 7(1), 18–27. https://doi.org/10.56071/jian.v7i1.659

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>