Implementasi Pelatihan Keterampilan Bagi Remaja Putus Sekolah di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro (Studi di Unit Pelaksana Teknis PSBR Bojonegoro)

Authors

  • Herta Novianto Universitas Bojonegoro
  • Sugiyono Prodi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro, Indonesia
  • Ahmad Taufiq Prodi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro, Indonesia
  • Arief Januwarso Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56071/jian.v9i2.1251

Keywords:

Pelatihan keterampilan, remaja putus sekolah

Abstract

Tingginya angka remaja putus sekolah di Jawa Timur, khususnya dari keluarga kurang mampu, menimbulkan permasalahan sosial yang kompleks. Salah satu upaya penanganannya dilakukan melalui pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelatihan keterampilan bagi remaja putus sekolah di lembaga tersebut, menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III, yang mencakup variabel komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan cukup efektif, terutama dalam aspek komunikasi yang jelas dan komitmen tinggi dari pelaksana. Pelatihan memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan dasar, kepercayaan diri, dan kesiapan kerja peserta. Namun, beberapa kendala ditemukan pada aspek sumber daya seperti fasilitas pelatihan yang belum memadai dan durasi program yang hanya enam bulan. Selain itu, koordinasi antarbagian dalam struktur birokrasi masih belum optimal. Kesimpulannya, program pelatihan ini bermanfaat, tetapi memerlukan penguatan dalam aspek teknis dan struktural agar dampaknya lebih berkelanjutan. Keterbatasan penelitian terletak pada lokasi tunggal dan pendekatan deskriptif. Untuk itu, direkomendasikan agar penelitian lanjutan menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed methods serta membandingkan pelaksanaan di beberapa UPT serupa guna memperluas generalisasi hasil.

References

Amri et al. (2024). Program Peningkatan Keterampilan Sumber Daya Manusia guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bengkayang dalam Kegiatan KKN Kebangsaan di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal pengabdian pada masyarakat. doi:10.30653/jppm.v9i2.722

Eisman et al. (2017). Trajectories of organized activity participation among urban adolescents: Associations with young adult outcomes. Journal of community psychology. doi:10.1002/jcop.21863.

Eslamian et al. (2023). Scoping Review on Interventions, Actions, and Policies Affecting Return to School and Preventing School Dropout in Primary School" International Journal of Preventive Medicine. doi:10.4103/ijpvm.ijpvm52021.

Freeman and Simonsen. (2015). Examining the Impact of Policy and Practice Interventions on High School Dropout and School Completion Rates" Review of Educational Research. doi:10.3102/0034654314554431.

Khofila and Misrah. (2024). "Peran Grandparenting Dalam Mendukung Kemandirian Remaja Putus Sekolah Di Desa Petatal Batubara Sumatera Utara Indonesia" G-couns jurnal bimbingan dan konseling. doi:10.31316/gcouns.v8i2.5771

Kim "Occupational Constraints and Opportunities Faced by School Dropouts" Education and Urban Society (2013) doi:10.1177/0013124513497505.

Kirk et al. (2015). "The Empowering Schools Project" Youth & Society. doi:10.1177/0044118x14566118.

Kusumawardani and Septiarti. (2019). Youth involvement: Empowerment effort through child-friendly village program. Masyarakat Kebudayaan dan Politi. doi:10.20473/mkp.v32i22019.209-216.

Lansford et al. (2016). A Public Health Perspective on School Dropout and Adult Outcomes: A Prospective Study of Risk and Protective Factors From Age 5 to 27 Years. Journal of Adolescent Health. doi:10.1016/j.jadohealth.2016.01.014.

Lauba et al. (2022). EFEKTIVITAS PELATIHAN KETERAMPILAN MENJAHIT DAN SALON PENYANDANG DISABILITAS TUNA RUNGU WICARA MOEHAI KENDARI. Welvaart jurnal ilmu kesejahteraan sosial. doi:10.52423/welvaart.v3i1.27389

Miles, M.B. & Huberman, A.M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks: SAGE Publications.

Moleong, L.J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Morton and Montgomery "Youth Empowerment Programs for Improving Self‐Efficacy and Self‐Esteem of Adolescents" Campbell systematic reviews (2011) doi:10.4073/csr.2011.5.

Ozer and Douglas "The Impact of Participatory Research on Urban Teens: An Experimental Evaluation" American Journal of Community Psychology (2012) doi:10.1007/s10464-012-9546-2.

Patton, M.Q. (1990). Qualitative Evaluation and Research Methods. Newbury Park: SAGE Publications.

Putri "Peran Program Kartu Prakerja Terhadap Penciptaan Kewirausahaan di Era Pandemi Covid-19" Bappenas working papers (2023) doi:10.47266/bwp.v6i2.186

Putri and Dokhi "Pengaruh Status Putus Sekolah dan Sosio-Ekologis Terhadap Ketahanan Remaja Perempuan dari Pernikahan Dini di Pulau Sulawesi" Seminar nasional official statistics (2024) doi:10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2244

Reinwand et al. (2015). Impact of Educational Level on Study Attrition and Evaluation of Web-Based Computer-Tailored Interventions: Results From Seven Randomized Controlled Trial. Journal of Medical Internet Research (2015) doi:10.2196/jmir.4941.

Salsabila and Fadli (2023). ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA PADA PT PUPUK KUJANG CIKAMPEK. Jurnal economina. doi:10.55681/economina.v2i6.598

Stoddard et al. (2020). "Feasibility and acceptability of a future‐oriented empowerment program to prevent substance use and school dropout among school‐disengaged youth" Public Health Nursing. doi:10.1111/phn.12706.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Thamrin et al. (2024). Analysis of Youth Empowerment Policies in Supporting Sustainable Development in Developing Countries" West Science Interdisciplinary Studies. doi:10.58812/wsis.v2i04.818.

Trisnowati et al. (2020). Developing a framework for youth empowerment to prevent smoking behavior in a rural setting: study protocol for a participatory action research. Health Education. doi:10.1108/he-06-2020-0045.

Trisnowati et al. (2021). Health promotion through youth empowerment to prevent and control smoking behavior: a conceptual paper. Health Education. doi:10.1108/he-09-2020-0092.

Zimmerman et al. (2010). Youth Empowerment Solutions for Peaceful Communities: Combining Theory and Practice in a Community-Level Violence Prevention Curriculum" Health Promotion Practice. doi:10.1177/1524839909357316.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Novianto, H., Sugiyono, Taufiq, A., & Januwarso, A. (2025). Implementasi Pelatihan Keterampilan Bagi Remaja Putus Sekolah di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Bina Remaja Bojonegoro (Studi di Unit Pelaksana Teknis PSBR Bojonegoro). JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara), 9(1), 149–156. https://doi.org/10.56071/jian.v9i2.1251

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>