Analisis Komoditas Unggulan Sektor Pertanian Dan Strategi Pengembangan Potensi Ekonomi Daerah Di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2015-2019
Analysis Of Leading Commodities Of The Agricultural Sector And Strategies For Development Of Regional Economic Potential In Bojonegoro Regency 2015-2019
DOI:
https://doi.org/10.56071/jemes.v5i2.316Keywords:
Pertanian, Subsektor Unggulan, Komoditi, Strategi PengembanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi Kabupaten Bojonegoro, daya saing masing-masing subsektor, dan menentukan sektor unggulan di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer. Data sekunder bersumber dari BPS (Badan Pusat Statistik), sedangkan data primer bersumber dari pegawai Dinas Pertanian. Cara memperoleh data dengan metode dokumentasi dan kuesioner. Data diolah dengan teknik analisis Location Question untuk menentukan komoditas yang memiliki keunggulan komparatif, sedangkan komoditas yang memiliki keunggulan kompetitif dianalisis menggunakan metode Shift Share Analysis (SSA), dan analisis SWOT (Strenghts, Weaknesses, Oppurtunities, Threats) untuk menentukan strategi pengembangan potensi ekonomi daerah. Hasil analisis Location Quotients menunjukan bahwa sektor pertanian meliputi empat subsektor yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Subsektor tanaman pangan yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Bojonegoro adalah Padi sawah. Subsektor Hortikultura sayur-sayuran yang menjadi komoditas unggulan yaitu bawang merah dan tomat. Subsektor Hortikultura buah-buahan yang menjadi komoditas unggulan yaitu Mangga dan Pepaya. Subsektor Perkebunan yang menjadi komoditas unggulan yaitu Tembakau (Virginia, Jawa, RAM). Dan Sub sektor Peternakan yang menjadi komoditas unggulan yaitu Sapi dan ayam kampong. Strategi yang harus diterapkan dalam pengembangan potensi ekonomi daerah di Kabupaten Bojonegoro pada Sektor pertanian yaitu Pembuatan teknologi tepat guna dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan, menciptakan jaringan ekonomi ditingkat pedesaan guna memanfaatkan potensi sumber daya pertanian, pegembangan sarana dan prasarana pertanian, pengembangan SDM petani melalui program penyuluhan pertanian, menciptakan usaha pertanian yang berorientasi pada agribisnis, pengembangan teknologi pengendalian hama terpadu, pengembangan program bantuan bagi lembaga usaha ekonomi pedesaan (LUEP) dan peningkatan pemanfaatan teknologi serta mutu hasil pertanian.
References
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, Lincolin. 1999. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPFE.
Azwar, Saefudin. 2001. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pelajar.
Arsyad, Lincolyin.1999. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. BPFE: Yogyakarta.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPENDA). 2020. Rencana Strategis Tahun 2018-2023. Bojonegoro
BPS Kabupaten Bojonegoro. 2020. Kabupaten Bojonegoro Dalam Angka 2015-2019. PDRB Kabupaten Bojonegoro 2020.
Gunawan, I. (2015). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Komoditas Unggulan Pertanian di Kabupaten Rokan Hulu. Universitas Pasir Pengairan. Jurnal.
Hendra, Esmara. 1986. Perencanaan Dan Pembangunan Di Indonesia. Jakarta: PT Grafindo.
Hendayana, Rachmat. 2003. Aplikasi Metode Location Quotient (LQ) Dalam Penentuan Komoditas Unggulan Nasional. Jurnal Informatika Pertanian.
Irawan dan Suparmoko. 1997. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: BPFE UGM.
Iyan, R. (2014). Analisis Komoditas Unggulan Sektor Pertanian di Wilayah Sumatera Utara. Riau: Universitas Riau. Jurnal.
Jhingan, M.L. 1994. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta
Kuncoro, Mudrajad. 2005. Otonomi dan Pembangunan Daerah (Reformasi, Perencanaan, Strategi, dan Peluang). Jakarta: Erlangga.
LPFE UI. Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Mustofa. (2009). Analisis Sektor Basis dan Strategi Pengembangan Potensi Ekonomi Daerah di Kabupaten Tegal. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Semarang.
Ningsih. Eko (2010). Analisis Komoditi Unggulan Sektor Pertanian Kabupaten Sukoharjo Sebelum dan Selama Otonomi Daerah. Fakultas Ekonomi. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Surakarta.
Prasetyo, S. Y. J. P., Widyawati, N., Kristoko D.H. & Bistok H.S (2014). Geograpich Information System for Detecting Spatial Connetivity Brown Planthopper Endemic Areas Using a Combination of Triple Exponential Smoothing-Getis Ord. Computer and Information Science, (4). Canadian Center of Science and Education
Rangkuti, Freddy. 2006. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Septiantoro, Agung Wempi. (2016). Aplikasi Penentuan Komoditas Unggulandi Kabupaten Boyolali Menggunakan Location Quotient. Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Jurnal.
Suryabrata, Sumadi. 2003. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Syahputra. Tri Afrial (2016). Analisis Komoditi Unggulan Sektor Pertanian di Kabupaten Asahan. Fakultas Ekonomi Pembangunan. Universitas Sumatera Utara. Medan.





