Studi Perencanaan Perkerasan Lentur Dengan Metode Manual Desain 2017 dan Perencanaan Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan/Peningkatan Ruas Jalan Lingkar Gorom Segmen Maluku (STA. 27+600 – STA.23+600)

Authors

  • Risky Yosafat Tuhumena Institut Teknologi Nasional
  • Eri Andrian Yudianto Institut Teknologi Nasional
  • Annur Ma’ruf Institut Teknologi Nasional
  • Endro Yuwono Institut Teknologi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.56071/deteksi.v8i1.536

Keywords:

Perkerasan Lentur, Metode Manual Desain 2017, Rencana Anggaran Biaya

Abstract

Pembangunan dan Peningkatan Jalan Gugus Pulau 4 yang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka membangun dan memelihara infrastruktur jalan yang menjadi aset nasional secara umum dan khususnya pada Provinsi Maluku. Jalan lingkar di pulau Gorom ini yang luas daerahnya lebih dari 7.239.575,446 m2 dikerjakan pada segmen pertama sepanjang 4 km, merupakan jalan baru yang di kerjakan di atas tanah dasar untuk menghubungkan antara desa Tunas, Amarwawatu, Klitufa ke desa yang berada dikecamatan Gorom kabupaten Seram Bagian Timur. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan perkerasan lentur dan kebutuhan anggaran biaya pada ruas jalan tersebut. Data-data yang dibutuhkan adalah data CBR, Lalulintas Harian dan juga Gambar Rencana. Data Lalulintas Harian yang dipakai dua tahun kebelakang, tahun 2016 sampai 2017, data CBR diperoleh dari PT. Paku Alam Raya. Data-data tersebut merupakan data sekunder. Metode yang digunakan pada perkerasan lentur jalan raya adalah Metode Bina Marga 2017 dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya mengacu pada Analisa Harga Satuan Dasar tahun 2016. Hasil perhitungan perencanaan peningkatan perkerasan lentur dengan umur rencana 10 tahun menunjukan bahwa pada pembangunan jalan perkerasan  menggunakan Laston didapatkan tebal perkerasan lentur jalan baru dengan lebar 7 m x yaitu AC-WC setebal 4 cm, AC-BC setebal 6 cm, AC Base setebal 10,5 cm dan Lapis Pondasi Atas (LPA) setebal 30 cm. Sedangkan pada struktur perkerasan Eksisting perlu  penambahan (overlay)  dengan lebar 5 m setebal AC – WC tebal 4 cm , dan LPA tebal 40 cm.  Besar biaya yang diperlukan untuk peningkatan jalan dengan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp 17.170.115.190,00 pada ruas Jalan Lingkar Pulau Gorom Segmen I sepanjang 4 km.

References

Anonim. 2009. Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22.

Anonim. (2004). Tentang Jalan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38

Anonim. (2011). tentang persyaratan teknis jalan. Menteri Pekerjaan Umum No. 19/PRT/M/2011

Anonim. (2017). Manual Desain Perkerasan 2017. Kementerian Pekerjaan Umum. Direktorat Bina Marga

Anonim. (2013). Analisa Harga Satuan Pekerja (AHSP) Bidang Bina Marga 2013. Kementrian Pekerjaan Umum.

Ashford, N & Paul H.Wright, 1979, Airport Engineering, John Wiley & Sons Inc, Canada

Hariri K. U. (2017). Studi Perencanaan Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga dan Perkiraan Rencana Anggaran Biayanya Pada Proyek Pembangunan Jalan Nulukumba-Tondong Provinsi Sulawesi Selatan. https://eprints.itn.ac.id/1947/ (Institut Teknologi Nasional Malang).

Mamari R. L. (2013). Studi Perencanaan Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Standar Bina Marga Pada Ruas Jalan Sentani-Warumbain Km 41+000-Km 61+000 (20 Km). https://eprints.itn.ac.id/1928/ (Institut Teknologi Nasional Malang).

Prayoga A. E. (2018). Studi Perencanaan Peningkatan Jalan dan Rencana Anggaran Biaya Ruas Jalan Tenggilis Rejo-Winongan Kabupaten Pasuruan Menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan 2017. https://eprints.itn.ac.id/2289/ (Institut Teknologi Nasional Malang).

Sukirman, S. 1999. Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung : Nova

Downloads

Published

2023-02-22

How to Cite

Risky Yosafat Tuhumena, Eri Andrian Yudianto, Ma’ruf, A., & Endro Yuwono. (2023). Studi Perencanaan Perkerasan Lentur Dengan Metode Manual Desain 2017 dan Perencanaan Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan/Peningkatan Ruas Jalan Lingkar Gorom Segmen Maluku (STA. 27+600 – STA.23+600). Jurnal Teknik Sipil, 8(1), 41–52. https://doi.org/10.56071/deteksi.v8i1.536