Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah di Daerah Oncoran Sumur Produksi SDBL 661 Kabupaten Blitar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.56071/deteksi.v8i1.461

Keywords:

Irigasi Air Tanah, Jaringan Pipa, Pembagian Air, Sumur Produksi

Abstract

Lahan pertanian di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar sebagian besar kekurangan air irigasi ketika menghadapi musim kemarau. Instansi terkait telah menanggapi permasalahan tersebut dengan membangun sumur produksi SDBL 661 dengan kapasitas sebesar 40,00 liter/detik guna mengairi lahan seluas 51,6 ha. Studi ini dilakukan untuk mendesain jaringan irigasi guna mengalirkan air dari sumur produksi ke petak-petak sawah. Studi perencanaan jaringan irigasi air tanah yang dilakukan meliputi pehitungan luas daerah oncoran, perencanaan jaringan irigasi air tanah dengan sistem perpipaan, perhitungan rencana anggaran biaya serta analisis ekonomi, dan perencanaan sistem pembagian air. Rencana jaringan irigasi air tanah tersebut meliputi: 1 buah sumur produksi yang telah terbangun, 8 buah titik outlet, dan jaringan pipa berbahan PVC berdiameter 8 inchi dengan panjang total 1.696 meter. Total rencana anggaran biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 1.484.095.000,00 dan layak secara ekonomi. Penjadwalan pemberian air tiap blok dilakukan secara bergiliran terhadap 8 blok tersier dengan pengoperasian pompa selama 18 jam/hari.

References

Arsyad, K. M. (2017). Modul Jaringan Irigasi Air Tanah. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi, Bandung.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar, (2021). Kecamatan Kanigoro Dalam Angka Tahun 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar, Blitar.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 06-0084-2002 Pipa PVC untuk Saluran Air Minum. Dewan Standarisasi Indonesia, Jakarta.

Bardan, M. (2014). Irigasi. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Bi.go.id. (2022, 23 Juni). BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 3,5%: Sinergi Menjaga Stabilitas dan Memperkuat Pemulihan. Diakses pada 6 Juli 2022 dari https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2415922.aspx

Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Pengairan. (2013). Kriteria Perencanaan Irigasi 01. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Jakarta.

Departemen Pekerjaan Umum PSDA. (2004). Pedoman Teknis Konstruksi Jaringan Irigasi Air Tanah Sistim Perpipaan. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Jakarta.

Giatman, M. (2006). Ekonomi Teknik. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Haryono, E., Santoso, D., Sumarni, H., & Indrakusuma, H.I. (2009). Kriteria Pengembangan & Pengelolaan Irigasi Air Tanah. Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Direktorat Irigasi, Jakarta.

Indotara.co.id. Catalog i-series Water-cooled Diesel Generator. Diakses 4 September 2022 dari https://www.indotara.co.id/catalog/Catalog%20Iwata%20Diesel%20Generator.pdf

Limantara, L.M. (2010). Hidrologi Praktis. Lubuk Agung, Bandung.

Limantara, L.M. (2018). Rekayasa Hidrologi Edisi Revisi. ANDI, Bandung.

Pabundu, M. (1990). Pengelolaan Irigasi Sumur Pompa. Yayasan Badan Penerbit Pekerjaan Umum, Jakarta.

Pea.ru. Catalog Pompe Zanni. Diakses pada 4 September 2022 dari https://www.pea.ru/docs/fileadmin/catalogs/pompezanni/Pompe_Zanni_BOREHOLE_MECHANIC-RUS.pdf

Suhardjono. (1994). Kebutuhan Air Tanaman. Institut Teknologi Nasional, Malang.

Sularso & Tahara, H. (2000). Pompa dan Kompresor. PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Triatmodjo, B. (2008). Hidraulika II (Cetakan Ke-7). Beta Offset, Yogyakarta.

Triatmodjo, B. (2015). Hidraulika II (Cetakan Ke-11). Beta Offset, Yogyakarta.

Triatmodjo, B. (2016). Hidrologi Terapan. Beta Offset, Yogyakarta.

Downloads

Published

2023-02-22

How to Cite

Reza Adiva Pratama, Siswoyo, H., & Fidari, J. S. (2023). Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah di Daerah Oncoran Sumur Produksi SDBL 661 Kabupaten Blitar. Jurnal Teknik Sipil, 8(1), 11–21. https://doi.org/10.56071/deteksi.v8i1.461