Analisis Potensi Angkutan Sungai Kalimas di Kota Surabaya
(Studi Kasus : Aliran Daerah Tanjung Perak - Gubeng)
DOI:
https://doi.org/10.56071/deteksi.v8i1.444Keywords:
Transportasi, Transportasi Umum, Angkutan SungaiAbstract
Sungai kalimas ini sangat potensial untuk digunakan transportasi sungai dari daerah Pelabuhan tanjung perak hingga kedaerah – daerah strategis dikota Surabaya yang dilewati sungai kalimas khususnya daerah Gubeng kota Surabaya. Faktor yang mengakibatkan Angkutan Sungai akan menjadi potensial untuk dikembangkan adalah Transportasi umum yang tersedia disekitar Pelabuhan Tanjung Perak hingga Gubeng tidak selalu ada yaitu Angkutan Kota dan Bus Kota yang memiliki waktu tempuh yang tidak menentu dan angkutan yang tidak selalu tersedia, tujuan dari penelitan ini adalah identifikasi potensi pengembangan angkutan sungai kalimas, identifikasi kendala dan masalah dari pengembangan angkutan sungai dan efektifitas dari pengembangan sungai kalimas. Penelitian ini menggunakan metode SWOT ( Strength,Weaknesses,Opportunities,Threat) untuk mengidentifikasi potensi dan masalah dari pengembangan angkutan sungai dan melakukan analisis efektiftas dari pengembangan angkutan sungai. Berdasarkan hasil identifikasi dengan metode SWOT didapatkan hasil Sebanyak 86% responden sangat tertarik dengan adanya pengembangan angkutan sungai kalimas untuk Transportasi umum, sebanyak 45% responden mengalami ketakutan dalam menggunakan transportasi air. Sebanyak 34% responden berpotensi akan tetap menggunakan angkutan kota dan bus kota karena dapat terlayani perjalannya yaitu perjalanan rute pendek, 39% ragu – ragu dan 27% berpotensi menggunakan angkutan sungai karena memiliki rute sesuai trayek dan dari hasil analisis efektifitas angkutan sungai lebih cepat 11 menit hingga 31 menit dari angkutan kota dan buskota.
References
Adi, N. K. (2019). Peranan Sungai Kalimas Sebagai Sarana Transportasi Sungai Kota Surabaya Tahun (1900-1952), 7.
Abidin, Z. (2016). Studi revitalisasi angkutan sungai sebagai moda transportasi perkotaan di kota banjarmasin. Agregat, 1(2).
Adriyati, R., & Radam, I. F. (2007). Desain Angkutan Sungai Berdasarkan Tingkat Minat Penumpang.
Ariyanto, R. (2021). Studi Sarana Dan Prasarana Angkutan Sungai Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. JeLAST: Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang, 8(2).
Kadarisman, M., Yuliantini, Y., & Majid, S. A. (2016). Formulasi kebijakan sistem transportasi laut. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG), 3(2), 161-183.
Nurhanisa, N. (2017). Peranan Transportasi Laut dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Barang Logistik pada Pulau Sebatik Provinsi Kalimantan Utara (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).
Razi, M., & Sumberdaya, I. E. K. P. (2014). Peranan Transportasi Dalam Perkembangan Suatu Wilayah.
Ridwan, A. R. (2017). Pengembangan Konektivitas Antar Moda Transportasi Sungai Dan Jalan Untuk Transportasi Kota Makassar. Jurnal Transportasi Multimoda, 13(2), 89-96.
Solihin, S., Iqbal, M. F., & Ricardianto, R. (2019). Perumusan Strategi Jasa Angkutan Penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry Lintas Bakauheni–Merak. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi dan Logistik, 5(2), 161-172.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Zarmaili, Z. (2015). Evaluasi Transportasi Sungai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Warta Penelitian Perhubungan, 27(2), 117-128.







