Pemanfaatan Serbuk Bata Merah Untuk Campuran Aspal Beton Ac-Wc Terhadap Karakteristik Marshall
Utilization of Red Brick Powder for Asphalt Concrete Mix Ac-Wc Against Marshall Characteristics
DOI:
https://doi.org/10.56071/deteksi.v7i1.398Keywords:
Aspal Beton, Laston AC-WC, serbuk bata merah, karakteristik marshallAbstract
Aspal beton merupakan campuran agregat kasar, agregat halus, dan bahan pengisi (Filler) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi suhu tinggi (panas) dengan komposisi yang diatur. Dalam campuran laston, filler berfungsi sebagai bahan pengisi rongga dalam campuran, meningkatkan stabilitas, dan pengikat aspal beton. Penggunaan serbuk bata merah sebagai filler untuk mengupayakan pemanfaatan limbah pecahan bata merah yang sudah tidak terpakai dari daerah ledok kulon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan serbuk bata merah sebagai filler terhadap aspal beton (AC-WC) dapat mempengaruhi karakteristik marshall. Metode yang digunakan dalam perhitungan menggunakan metode trial and error yaitu metode mencoba-coba untuk menghasilkan range yang ditentukan. Penggunaan serbuk bata merah sebagai filler berpengaruh pada karakteristik marshall. Pada proporsi campuran yang sama sebelum dan sesudah menggunakan serbuk bata merah memiliki nilai perununan pada nilai stabilitas, flow, VFA, VMA, MQ, dan density. Mengalami kenaikan pada nilai VIM menunjukan semakin besar rongga dalam campuran sehingga campuran bersifat porous pada penggunaan filler serbuk bata merah. Hasil pengujian marshall test pada masing-masing presentase kadar filler serbuk batu bata merah dengan kadar 5% diperoleh nilai stabilitas sebesar 2044,2kg, flow 2,41mm, VFA 71,56%, VIM 4,39%, VMA 15,36%, MQ 850,28kg/mm, dan density 2,32gr/ml. Penggunan serbuk bata merah sebagai filler pada campuran laston AC-WC yang memenuhi peraturan spesifikasi umum bina marga 2018 terhadap karakteristik marshall pada kadar 5%. untuk mencapai kadar filler optimum maka campuran serbuk batu bata merah pada aspal beton AC-WC sebesar 5,4%.
References
Albayati, A. H., & Abduljabbar, M. H. (2019). The simulation of short-term aging based on the moisture susceptibility of asphalt concrete mixtures. Results in Engineering, 2(February), 100012. https://doi.org/10.1016/j.rineng.2019.100012
Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.,(2018). Spsifikasi Umum Divisi 6 - Perkerasan Aspal.
Dimas Reza Rahaditya.(2012). Studi Penggunaan Serbuk Bata Merah Sebagai Filler Pada Perkerasan Hot Rolled Sheet – Wearing Course (Hrs-Wc). Skripsi. Universitas Jember.
Dominggus Bakarbessy, dkk.(2019). Pemanfaatan Abu Bata Merah Sebagai Pengganti Filler Pada Campuran Aspal Beton (Laston). Jurnal Universitas Sains Dan Teknologi Jayapura. Volume 8 Nomor 1.
Moch. Aminuddin, dkk. (2019). Job Mix Laston (Ac-Bc) Menggunakan Bubuk Gypsum Dan Abu Bata Merah. Jurnal Universitas Kediri.
Mulugeta Alamnie, M., Taddesse, E., & Hoff, I. (2022). Thermo-piezo-rheological characterization of asphalt concrete. Construction and Building Materials, 329(January), 127106. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2022.127106
Qiao, Y., Wang, Z., Meng, F., Parry, T., Cullen, J., & Liu, S. (2022). Jou. Journal of Cleaner Production, 133615. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.133615
Saragi, Y. R. R., Lumbangaol, P., Sidabutar, R. A., & Siahaan, B. S. (2017). Marshall Characteristics in Asphalt Concrete -Wearing Corse (AC-WC) in Various Length and Temperature Submersion. Procedia Engineering, 171, 1421–1428. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2017.01.460
Satria Arung Bangun Samodera, dkk.(2019). Penelitian Penambahan Serbuk Bata Merah Dan Pasir Brantas Pada Aspal Beton. Jurnal Universitas Kediri. Volume 2 Nomor 2.
SNI 03–1968–1990. (1990). Metode Pengujian Tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar, Badan Standar Nasional, Jakarta.
SNI 06–2489–1991. (1991). Metode Pengujian Campuran Aspal dengan Alat Marshall, Badan Standar Nasional, Jakarta.
Sukirman, Silvia. (2003). Beton Aspal Campuran Panas. Nova, Bandung.
Tremiño, R. M., Real-Herraiz, T., Letelier, V., & Ortega, J. M. (2021). Four-years influence of waste brick powder addition in the pore structure and several durability-related parameters of cement-based mortars. Construction and Building Materials, 306(August). https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2021.124839
Widojoko, L., & Purnamasari, P. E. (2012). Study the Use of Cement and Plastic bottle Waste as Ingredient Added to the Asphaltic Concrete Wearing Course. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 43, 832–841. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.04.158
Yusep, Ida Farida.(2019). Analisis Penggunaan Serbuk Bata Merah Sebagai Filler Pada Campuran Laston Lapis Aus (Acwc). Jurnal Konstruksi Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Volume 17 Nomor 1.
Zhong, K., Yang, X., & Wei, X. (2017). Investigation on surface characteristics of epoxy asphalt concrete pavement. International Journal of Pavement Research and Technology, 10(6), 545–552. https://doi.org/10.1016/j.ijprt.2017.07.009







