Identifikasi Wilayah Hujan Di Kabupaten Bojonegoro Menggunakan Teknik Klaster Aglomerasi
Identification Rainfall Zone In Bojonegoro Regency Using Agglomerative Clustering
DOI:
https://doi.org/10.56071/deteksi.v7i2.396Keywords:
wilayah hujan, klaster, BojonegoroAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah hujan yang berada di Kabupaten Bojonegoro menggunakan data curah hujan tahunan. Penentuan wilayah hujan menggunakan teknik Agglomerative Hierarchical Cluster Analysis (HCA) dengan jarak Ward. Hasil penelitian memperlihatkan terdapat 5 klaster utama di wilayah Kabupaten Bojonegoro, yaitu klaster timur (Kecamatan Baureno), klaster utara (Kecamatan Bojonegoro), serta klaster di bagian selatan. Klaster bagian selatan, yaitu klaster 5 yang diwakili oleh Stasiun Jatiblimbing serta Gondang memperlihatkan variasi antartahun paling besar. Variasi besar ditunjukkan oleh curah hujan maksimum terbesar, minimum paling rendah, dan bersifat fluktuatif. Wilayah hujan klaster 5 tersebut sensitif terhadap gangguan iklim antartahun.
References
Aldrian, E. dan Susanto, R.D. 2003. Identification of Three Dominant Rainfall Regions within Indonesia and Their Relationship to Sea Surface Temperature. International Journal of Climatology 12 (7), 1435-1452.
Awan, J.A., Bae, D.H, Kim, K.J. 2015. Identification and Trend Analysis of Homogeneous Rainfall Zones over East Asia Monsoon Region. International Journal of Climatology 35 (7), 1422 -1433.
McGregor, G.R. dan S. Nieuwolt. 1998. Tropical Climatology. John Wiley & Sons Ltd.,London.
Qian, J.H., A.W. Robertson, dan V. Moron. 2010. Interaction among ENSO, the Monsoon and Diurnal Cycle in Rainfall Variability Over Java, Indonesia. Journal of the Atmospheric Sciences 67: 3509 – 3524.
Subarna, D. 2016. Penentuan Zona Iklim di Pulau Jawa dan Madura. Dalam Sains dan Teknologi Atmosfer Benua Maritim Indonesia. CV. Media Akselerasi, Bandung, hal. 1-11.







