PENGARUH INTERVAL UNIT SEGMENT TERHADAP BESARAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) PADA RUAS JALAN PUK JALAN LETTU SUYITNO KABUPATEN BOJONEGORO STA 0+000 – 3+000
DOI:
https://doi.org/10.56071/de'teksi.v6i1.289Keywords:
kerusakan jalan, surface distress index, road condtion survey, SDI, RCSAbstract
Kondisi suatu jalan sangat mempengaruhi kelancaran kegiatan perekonomian dan pembangunan suatu bangsa. Perkembangan globalisasi juga mempengaruhi tingkat mobilitas yang berdampak pada penggunaan kendaraan yang semakin meningkat, mengakibatkan beban volume kendaraan melampaui batas kelas jalan yang sudah direncanakan, sehingga kualitas dan usia perkerasan semakin berkurang (Hardiyatmo, 2007). Salah satu ruas jalan di Kabupaten Bojonegoro yang mengalami kerusakan adalah Jalan Lettu Suyitno. Kerusakan pada jalan tersebut antara lain terdapat beberapa lubang, retak turun atau ambles, retak buaya, terdapat juga beberapa tambalan dan banyak aggregat dari hotmixnya terlepas. Salah satu metode yang dapat diguakan untuk memperoleh nilai kondisi suatu jalan adalah dengan Road Condition Survey (RCS) atau Survei Kondisi Jalan dengan bantuan Microsoft Excel sebagai program pengolahan data yang saat ini dipergunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk penyusunan rencana dan program pembinaan jarigan jalan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode Surface Distress Index (SDI) nilai kondisi jalan pada Ruas Jalan PUK Jalan Lettu Suyitno Kabupaten Bojonegoro STA 0+000 – 3+000 memiliki kondisi jalan Baik = 2,00 Km pada STA 0+400 – 2+200 dan STA 2+800 – 3+000, Sedang = 0,60 Km pada STA 0+000 – 0+200 dan STA 2+200 – 2+600, Rusak Ringan = 0,20 Km pada STA 2+600 – 2+800 dan Rusak Berat = 0,20 Km pada STA 0+200 – 0+400. Pengaruh Interval Unit Segment terhadap besaran Surface Distress Index (SDI) pada Ruas Jalan PUK Jalan Lettu Suyitno Kabupaten Bojonegoro STA 0+000 – 3+000 adalah semakin panjang Interval Unit Segment maka nilai Surface Distress Index (SDI) akan semakin besar.
References
Direktorat Jenderal Bina Marga, 2011, Perbaikan Standar untuk Pemeliharaan Rutin Jalan (No. 001-02/M/BM/2011b), Direktorat Jendral Bina Marga, Jakarta
Hardiyatmo,H.C., 2007, Pemeliharaan Jalan Raya, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Republik Indonesia. 2012. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 3 Tahun 2012 tentang Pedoman Penetapan Fungsi Jalan dan Status Jalan. Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum
Sukirman Silvia, 1999, Perkerasan Lentur Jalan Raya, Penerbit Nova, Bandung
Shahin, M. Y. 1994. Pavement Management for Airport, Roads, and Parking lots. Chapman & Hill, New York
Yoder E.J dan Witczak M.W. 1975, Principles of Pavement Design 2 nd Edition, A Wiley- Interscience Publication, New York
Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta
Suma’mur. 2009. Hiegiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Jakarta : CV. Sagung Seto







