Implementasi Manajemen Risiko Pekerjaan Erection Girder Pada Proyek Jembatan Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo Sta 36+907

Authors

  • Mohammad Fahri Universitas Wiraraja
  • Mohamad Harun Universitas Wiraraja

Keywords:

implementasi, Manajemen Risiko, Pekerjaan Erection Girder

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia terutama pada tol Yogyakarta- Solo berperan penting dalam
meningkatkan konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi. Dalam pembangunan jalan tol, terdapat
pekerjaan yang memiliki tingkat risiko tinggi yaitu pekerjaan erection girder, yang memiliki berbagai risiko
keselamatan, seperti jatuhnya girder, kegagalan alat angkat, dan kecelakaan kerja lainnya. Penelitian ini
bertujuan untuk melihat risiko yang terdapat pada pekerjaan erection girder baik yang terjadi maupun tidak
terjadi dan mengetahui sejauh mana implementasi manajemen risiko berperan dalam pekerjaan erection girder.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah
salah satu jenis metode penelitian yang menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam penelitian dapat
berupa orang, lembaga, masyarakat dan lainnya. Pada dasarnya tujuan utama penelitian deskriptif adalah untuk
mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian
berlangsung. Dari hasil penelitian ini aktivitas pekerjaan yang mendominasi adalah pada level sangat tinggi dan
risiko sedang. Penerapan manajemen risiko dalam pekerjaan erection girder sangat efektif dikarenakan
kecelakaan kerja yang terjadi memiliki risiko sedang dan hanya mencapai 12% dari 100%. Hal ini menunjukkan
pentingnya terus menerapkan dan memperbarui strategi manajemen risiko untuk menjaga keselamatan dan
kesehatan kerja

References

Febriyanto, M. A. MANAJEMEN K3 PEKERJAAN ERECTION GIRDER MENGGUNAKAN METODE HIRARC STUDI KASUS TOL SEMARANG–DEMAK PAKET 2.

Kholida, L., Kinanti, N. A., & Yoseva, P. B. (2020). Simulasi model resiko pengendalian pekerjaan erection PCI girder proyek pembangunan jalan tol kuncirancengkareng. Rekayasa Sipil, 9(2), 59-70.

Rahmawati, N., & Tenriajeng, A. T. (2020). Analisis Manajemen Risiko Pelaksanaan Pembangunan Jalan Tol (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jalan Tol BekasiCawang-Kampung Melayu). Rekayasa Sipil, 14(1), 18-25.

Rohman, M. A. (2022). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerjaan Erection Girder PCI Jembatan Tuntang, Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 2 Menggunakan Metode Task Demand Assessment (TDA). Jurnal Teknik ITS, 11(3), D126-D131.

Rustam, M. S. P. A., Gusty, S., Fahmi, R. H., Susanto, H. A., Raynonto, M. Y., Bachtiar, E., & Latupeirissa, J. E. (2023). Jalan Tol (Perencanaan dan Pengoperasian). TOHAR MEDIA.

Sandyavitri, A. (2009). Manajemen Resiko di Proyek Konstruksi. Media Komunikasi Teknik Sipil, 17(1), 23-38.

Sitanggang, P. A., & Sitanggang, F. A. (2022). Analisis Implementasi Manajemen Risiko Berdasarkan SNI ISO 31000: 2018 (Studi Kasus: Sparepart Personal Computer Second Jambi). Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 13(1), 12-19.

Susanto, R. M. (2024). ANALISIS MANAJEMEN RISIKO K3 MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRADC DAN JSA PADA PEKERJAAN ERECTION GIRDER (Studi Pada: Proyek Tol Kayu Agung–Palembang–Betung) (Doctoral dissertation, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang).

Utami, R. N., Wicaksana, H. H., Bratakusumah, D. S., & Hidayat, Y. R. (2024). Implementasi Kebijakan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Serang-Panimbang. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 7(1), 64-73.

Wijaya, I. G. N. P., Jaya, N. M., & Sudarsana, I. D. K. (2022). Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pelaksanaan Pembangunan Shortcut Denpasar-Singaraja. Jurnal Spektran, 10(1), 52

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Fahri, M., & Harun, M. (2026). Implementasi Manajemen Risiko Pekerjaan Erection Girder Pada Proyek Jembatan Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo Sta 36+907. Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 19–27. Retrieved from https://ojs.ejournalunigoro.com/DeTeksi/article/view/1387