Pengaruh Elemen Rancang Kota pada Kualitas Ruang Publik di Kawasan Cagar Budaya Kota Tegal

Authors

  • Suci aini suryaning pertiwi Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Shita Paramuditaningtyas Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pati, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56071/deteksi.v10i2.1371

Keywords:

Urban Design Elements, Urban Space, Cultural Heritage, Tegal City

Abstract

Pertumbuhan kawasan perkotaan berbanding lurus dengan aktivitas penduduk didalamnya. Kota berperan sebagai pusat kegiatan Masyarakat meliputi tempat kegiatan keagamaan, administrasi, sosial, budaya dan rekreasi. Untuk mendukung aktivitas, perlu adanya sarana pendukung seperti perumahan beserta fasilitas perkotaan yang memiliki karakterisktik khas sebagai elemen pembentuk wajah kota. Selain itu, adanya hubungan antara budaya dan sejarah memberikan pengaruh pada karakteristik sifat dan fisik kota. Pengaruh elemen penyusun rancang kota juga berperan penting dalam kualitas ruang publik, menurut Hamid Shirvani (1985) terdapat delapan elemen antara lain bentuk dan massa bangunan, pola penggunaan lahan, parkir dan sirkulasi, open space, pedestrian ways, pendukung aktivitas, signage, dan preservasi yang terintegrasi satu sama lain. Sehingga dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, bertujuan bagaimana Pengaruh Elemen Rancang Kota pada Kualitas Ruang Publik di Kawasan Cagar Budaya Kota Tegal. Hasil peneletian menunjukkan bahwa elemen rancang kota sesuai dengan kondisi lokasi studi yang terdapat pada teori Hamid Shirvani, namun perlu peningkatan kualitas serta penyusunan urban design guideline yang memuat ketentuan teknis elemen rancang kota sesuai dengan karakteristik Kawasan cagar budaya

References

Buku

Shirvani, Hamid. (1985). The Urban Design Process, Van Nostrad Reinhold Company. Inc: New York.

Jurnal

Andharu, Azka Diastyo., dan Mutiah, Farhatul. (2019). Kajian Elemen Perancangan Kota pada Alun-Alun Kota Cirebon dan Alun-Alun Kota Bekasi. Jurnal Arsitektur. 11(1), 8-12.

Dharma, Yupi., dan Siregar, Ilham Khairi. (2023). Analisa Elemen-Elemen Pembentuk Struktur Kota di Kawasan Perdagangan Kota Binjai (Studi kasus Kecamatan Binjai Kota). Jurnal Mesil, 4(2), 11-27.

Kojongian, Jovian OG., Rondonuwu, Dwight M., dan Tungka, Aristotulus E. (2017). Karakteristik Kawasan Kota Lama Manado dengan Pendekatan Teori Hamid Shirvani. Jurnas Spasial, 4(2), 73-82.

Muqsit, Faruq Al., dan Kurniati, Rina. (2024). Penilaian Komponen Kota Berkelanjutan pada Kawasan Kota Lama Semarang. Jurnal Penataan Ruang, 11(1), 11-18.

Pertiwi, Suci Aini Suryaning., dan Paramuditaningtyas, Shita. (2025). Kajian Citra Kota sebagai Branding Kawasan Cagar Budaya Kota Tegal dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Vastutara, 1(1), 18-27.

Risdian, Happy., Sari, Suzana Ratih., dan Rukayah, Raden Siti. (2020). Elemen Perancangan Kota yang Berpengaruh terhadap Kualitas Ruang Kota pada Jalan Jendral Sudirman Kota Salatiga. Jurnal Modul, 20(1), 10-17.

Saputra, Rian. (2023). Perancangan Kawasan Periwisata Kota Lama melalui Makassar Urban Tourism: Acuan Perancangan. Repository UNIFA.

Peraturan

Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 4 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tegal Tahun 2011-2031.

Undang Undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

pertiwi, S. aini suryaning, & Shita Paramuditaningtyas. (2025). Pengaruh Elemen Rancang Kota pada Kualitas Ruang Publik di Kawasan Cagar Budaya Kota Tegal. Jurnal Teknik Sipil, 10(2), 61–69. https://doi.org/10.56071/deteksi.v10i2.1371