Evaluasi Pengecoran Pertama pada Struktur Kolom, Balok dan Pelat Lantai
DOI:
https://doi.org/10.56071/deteksi.v10i2.1328Keywords:
ACI 201.1R-08, kerusakan beton, pengecoran pertama, SNI 2847:2019Abstract
MMutu struktur beton pada tahap awal pelaksanaan konstruksi ering kali mengalami penurunan akibat ketidaksesuaian dalam prosedur pengecoran. Permasalahan seperti honeycomb dan keropos pada beton banyak dijumpai di lapangan dan dapat berdampak pada kekuatan serta umur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pengecoran pertama pada struktur beton kolom, balok, dan pelat lantai di berbagai proyek konstruksi di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi hubungan antara prosedur pelaksanaan pengecoran dengan potensi kerusakan, yang diklasifikasikan menjadi kerusakan ringan (munculnya gelembung udara atau honeycomb), sedang (keropos pada selimut beton), dan berat (keropos hingga terlihat tulangan). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 52 praktisi proyek (project manager, site manager, quality control) dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar proyek telah melaksanakan tahapan persiapan, pemadatan, dan metode pengecoran sesuai standar SNI 2847:2019 dan ACI 201.1R-08. Namun demikian, kelemahan ditemukan pada proses curing yang sebagian besar hanya dilakukan kurang dari 7 hari. Kerusakan ringan berupa honeycomb ditemukan pada 90,4% proyek, dengan area sudut bekisting sebagai lokasi paling rawan. Mayoritas kerusakan muncul dalam 1–3 hari setelah pengecoran. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi curing dan pemadatan, serta pengawasan teknis intensif di area kritis struktur
References
Indianto, A, R Sofyan Rizal, H Budi, B Kuncoro, and J. T Sipil. 2023. “Pembangunan Jembatan Baja Ringan Lantai Komposit Beton Bertulang Dengan Perkuatan Eksternal Stressing Di Kelurahan Harapan Jaya.” doi:https://doi.org/10.22460/as.v6i2.14559.
Partama, I Gusti Ngurah Eka, Ni Kadek Astariani, I Gusti Made Sudika, and Ni Putu Silvi. 2024. “Evaluasi Mutu Beton Proyek Pembangunan Gedungdi Desa Pesagi Kabupaten Tabanan-Bali.” Telsinas 7: 74–83. doi:https://doi.org/https://doi.org/10.38043/telsinas.v6i2.5175.
Patria, Agustinus Sungsang Nana, Pipit Skriptianata Putra Pranid, and Galih Eka Prasetya. 2023. “Analisa Perbandingan Penggunaan Beton Self Compacting Concrete (SCC) Dengan Beton Konvensional Pada Struktur Beton Bertulang.” Universitas 17 Agustus 1945 Semarang 16.
Rivai, A, and M Mufti Ahmad. 2023. “Pelaksanaan Pekerjaan Pondasi Dan Kolom Basement Pada Proyek X.” In Agustus.
Semita, A, and I Ketut Sucita. 2023. “Seminar Nasional Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta 2023.”
Setiawan, A, M Rizqy Primadaka, and I Supriyadi. 2022. “Pelaksanaan Pekerjaan Beton Bertulang Lantai 10 Tower Fritz Kingland Avenue.” In Agustus.
Soebandono, B. 2022. “Analisis Pengendalian Kualitas Kuat Tekan Beton Dan Produktivitas Pengecoran Pondasi Rakit.” Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 7(10): 18549–18561.
Surono, A, and R Rossyati. 2023. “Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kegagalan Bekisting Pada Proyek Gedung Sekolah St.Yohanes PIK2.” Structure Jurnal Sipil 5(84): 99.
Widiastuti, A, R Widyawati, and D Despa. 2024. “Analisa Kuat Tekan Beton Pada Peningkatan Jalan Percha Leanpuri Kota Lubuklinggau.” Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP).







