Metode Fitoremediasi Dalam Pengelolaan Air Asam Tambang Batubara (Fe Dan Mn) Berdasarkan Literatur Review

Authors

  • Emil Leka UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA

DOI:

https://doi.org/10.56071/chemviro.v2i1.809

Keywords:

Keywords: phytoremediation, acid mine drainage, plants.

Abstract

Abstrak: Air asam tambang (AAT) adalah air yang berasal dari tambang atau batuan yang
mengandung mineral sulfida yang tersingkap dan teroksidasi oleh kegiatan penambangan terbuka.
Kandungan sulfat dan logam yang tinggi di dalam air asam tambang menyebabkan kerusakan
lingkungan yang signifikan, sehingga memerlukan perawatan khusus. Hampir semua limbah
industri mengandung logam berat. Semakin banyak industri akan meningkatkan pencemaran
sumber air karena limbah industri. Tujuan dari penelitian ini sebagai acuan dalam menganalisis
jenis tanaman yang cepat dalam proses penyerapan logam berat Besi (Fe) dan Mangan (Mn) di air
dengan menggunakan metode fitoremediasi. Diharapkan metode pengelolaan air asam tambang
yang mudah digunakan, murah, dan ramah lingkungan akan diterapkan untuk pembangunan
berkelanjutan. Salah satu teknik rehabilitasi lingkungan tercemar AAT adalah fitoremediasi.
Fitoremediasi adalah metode yang paling efektif untuk mengelola air asam tambang. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa beberapa tanaman sangat efektif dan signifikan dalam membantu
penyerapan kandungan logam berat besi (Fe) dan Mangan (Mn) yang terdapat pad air asam
tambang. Hasil penelitian menunjukan tanaman Mata Lele (Lemna minor) 100 ppm dan Genjer
(Limnocharis flava) 99,168% adalah tanaman yang paling cocok untuk metode fitoremediasi ketika
mengendalikan air asam tambang.
Kata Kunci: Fitoremediasi, Air Asam Tambang, Tanaman

References

Ali, S., Abbas, Z., Rizwan, M., Zaheer, I.E., Yavas, I., Ünay, A., Abdel-Daim, M.M., Jumah, M., Hasanuzzaman, M., Kalderis, D., 2020. Application of floating aquatic plants in phytoremediation of heavy metals polluted water: a review. Sustain 12 (1927)
Carvalho, F.P., 2017. Mining industry and sustainable development: time for change. Food and Energy Security. 6. Wiley-Blackwell Publishing Ltd., pp. 61–77. https://doi.org/10. 1002/fes3.109 Issue 2.
Chai, W.S., Tan, W.G., Munawaroh, H.S.H., Gupta, V.K., Ho, S.H., Show, P.L., 2021. Multifaceted roles of microalgae in the application of wastewater biotreatment: a review. Environ. Pollut. 269, 116236.
Jacobs, J.A., Lehr, J.H., Testa, S.M. (Eds.), 2014. Acid Mine Drainage, Rock Drainage, And Acid Sulfate Soils: Causes, Assessment, Prediction, Prevention, And Remediation. John Wiley & Sons, Inc.
Jiang, S., Sun, J., Tong, G., Ding, H., Ouyang, J., Zhou, Q., Fu, Y., Zhong, M., 2022. Emerging disposal technologies of harmful phytoextraction biomass (HPB) containing heavy metals: a review. Chemosphere 290, 133266
Kasmiani, Widodo, S. dan Bakri, H. (2018) “Analisis potensi air asam tambang pada batuan pengapit batubara di Salopuru berdasarkan karakteristik geokimia,” Jurnal Geomine, 6(3), hal. 138–143.
Liu, B., Wang, S., Wang, J., Zhang, X., Shen, Z., Shi, L., Chen, Y., 2020. The great potential for phytoremediation of abandoned tailings pond using ectomycorrhizal Pinus sylvestris. Sci. Total Environ. 719. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.137475.
Marques, AP, Rangel, AO, Castro, PM, 2009. Remediasi logam berat tanah yang terkontaminasi: fitoremediasi sebagai teknologi pembersihan yang berpotensi menjanjikan. Kritik. Pdt. Lingkungan. Sains.
Muthusaravanan, S., Sivarajasekar, N., Vivek, J., Paramasivan, T., Naushad, M., Prakashmaran, J., Gayathri, V., Al-Duaij, O.K., 2018. Fitoremediasi logam berat: mekanisme, metode dan peningkatannya. Mengepung. kimia. Biarkan. 16 (4), 1339–1359. Mwegoha, W.J., 2008.
Ranskin, dkk. 1997. Phytoremediation of Metals: Using Plants to Remove Pollutans from the Environment Current Opinion in Biotechnology. Skotlandia: University of Aberdeen.
Shuttleworth. 2009. What is a Literature Review? Retrieved from http:explorable.com/what-is-a-literature-review.
Tangahu, B.V., Syekh Abdullah, S.R., Basri, H., Idris, M., Anuar, N., Mukhlisin, M., 2011. Kajian serapan logam berat (As, Pb, dan Hg) oleh tanaman melalui fitoremediasi. Int. J.kimia. bahasa Inggris 2011.
Wahyudin, I., Widodo, S. dan Nurwaskito, A. (2018) “Analisis penanganan air asam tambang batubara,” Jurnal Geomine, 6(2), hal. 85–89.
Yunus, R. dan Prihatini, N. S. (2018) “Fitoremediasi Fe dan Mn air asam tambang batubara dengan eceng gondok (Eichornia crassipes) dan purun tikus (Eleocharis dulcis) pada sistem LBB di PT. JBG Kalimantan Selatan,” Sainsmat?: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam, 7(1), hal. 73 85.
Zhou, Q., Yang, N., Li, Y., Ren, B., Ding, X., Bian, H., Yao, X., 2020. Total concentrations and sources of heavy metal pollution in global river and lake water bodies from 1972 to 2017. Glob. Ecol. Conserv.

Downloads

Published

2024-02-02