Penanganan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro
DOI:
https://doi.org/10.56071/jkil.v1i1.558Keywords:
Aisyiyah Bojonegoro Hospital, Hazardous and Toxic Waste (B3), Environmental ManagementAbstract
Abstract: The research was carried out at Aisyiyah Bojonegoro Hospital with the aim of being able to separate hospital B3 waste according to its characteristics, find out the process of handling B3 waste at Aisyiyah Bojonegoro Hospital, and find out how to make a B3 waste management report. In research using the method of direct observation or observation. In addition, interviews were also conducted with employees related to environmental management issues, especially the handling of Hazardous and Toxic Material (B3) waste. Observations were carried out for 30 days in order to obtain data related to the process of handling Hazardous and Toxic Materials (B3) waste at Aisyiyah Bojonegoro Hospital. For the handling of B3 waste at Aisyiyah Hospital, it has been adjusted to Standard Operating Procedures (SPO), has implemented the installation of the B3 symbol at the waste collection site, B3 waste storage has been adjusted to government regulations, and in the process of transporting B3 waste, Aisyiyah Bojonegoro Hospital cooperates with PT. Wahana Pamunah Waste Industry (PT. WPLI) and PT. Sarana Bumi Lestari (PT. SBL), as well as B3 waste reporting internally and externally.
Keywords: Aisyiyah Bojonegoro Hospital, Hazardous and Toxic Waste (B3), Environmental Management
Abstrak: Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro dengan tujuan agar dapat memisahkan limbah B3 rumah sakit sesuai dengan karakteristik, mengetahui proses penanganan limbah B3 di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro, dan mengetahui cara pembuatan laporan limbah pengelolaan B3. Dalam penelitian menggunakan metode pengamatan langsung atau observasi. Selain itu, dilakukan juga wawancara kepada para pegawai atau karyawan yang terkait dengan masalah pengelolaan lingkungan, terutama penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Kegiatan observasi dilakukan selama 30 hari sehingga memperoleh data terkait proses penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Untuk penanganan limbah B3 di Rumah Sakit Aisyiyah sudah disesuaikan dengan Standar Prosedur Operasional (SPO), sudah menerapkan pemasangan simbol B3 pada tempat pengumpulan limbah, penyimpanan limbah B3 sudah disesuaikan dengan aturan pemerintah, serta dalam proses pengangkutan limbah B3 Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro bekerja sama dengan PT. Wahana Pamunah Limbah Industri (PT. WPLI) dan PT. Sarana Bumi Lestari (PT. SBL), serta pelaporan limbah B3 secara internal dan eksternal
Kata kunci: Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Pengelolaan Lingkungan
References
Arumsari, T., Srisantyorini, T., & Ernyasih, E. (2020). Gambaran Umum Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah Tebet Tahun 2018. Environmental Occupational Health And Safety Journal, 1(1), 101-117;
Buah, S. D. K. Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah;
Hanako, A., & Trihadiningrum, Y. (2021). Kajian Pengelolaan Limbah Padat B3 di Rumah Sakit X Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 9(2), C133-C138;
Novitasari, E. S. Pengembangan Buku Pengayaan Kimia Terintegrasi Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan (PPB) pada Isu Limbah B3. Bachelor's thesis. Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;
Permana, A. (2016). Fungsi Sosial Rumah Sakit Berdasarkan Ketentuan Pasal 29 Ayat 1 Huruf F Undang Undang No 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit Dikaitkan Dengan Undang Undang No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan (Doctoral dissertation, Fakultas Hukum (UNISBA));
Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. 2018. Panduan Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Beserta Limbahnya Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro;
Sakit, P. S. R. 1.1 Pengertian Rumah Sakit. Buku Ajar Statistik Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, 1;
Sharon, L. G., & Santosa, S. B. (2017). Analisis Pengaruh Kualitas Layanan, Fasilitas, Citra Rumah Sakit, Kepuasan Pasien Dalam Rangka Meningkatkan Loyalitas Pasien (Studi Pada Pasien Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang) (Doctoral Dissertation, Fakultas Ekonomika Dan Bisnis);
Keputusan Menteri Kesehatan RI No.1204/Menkes/SK/X/2004 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit;
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No.56 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Kimia dan Ilmu Lingkungan : Chemviro.




