Perspektif Perspektif Jasa Lingkungan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota Wasesa, Purbalingga, Jawa Tengah

Authors

  • Ofi Diah Prasetyo Rini Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Kharisma Nur Kumala Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Berliana Okta Ramadhani Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Agni Lili Ariyanti Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Gangsar Edi Laksono Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Isrofah Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Rafiif Zainu Labiib Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Arif Nur Surdianto Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Keywords:

Ruang Terbuka Hijau, Jasa Lingkungan, Hutan Kota Wasesa

Abstract

Perluasan kota di Kabupaten Purbalingga telah mengurangi tutupan vegetasi dan meningkatkan tekanan lingkungan, menyoroti pentingnya ruang terbuka hijau sebagai penyangga ekologis perkotaan. Studi ini bertujuan untuk meneliti persepsi pengunjung terhadap jasa lingkungan yang diberikan oleh Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota Wasesa, Purbalingga, Jawa Tengah. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan menggunakan observasi lapangan, kuesioner skala Guttman yang diberikan kepada pengunjung, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa pengunjung sangat merasakan jasa pengaturan dan pendukung hutan kota, khususnya terkait dengan pengaturan iklim mikro, peningkatan kualitas udara, penyediaan oksigen, dan dukungan ekologis. Jasa penyediaan terutama diakui melalui keberadaan spesies tumbuhan penghasil pangan dan bermanfaat, sedangkan jasa budaya dikaitkan dengan rekreasi, pendidikan lingkungan, dan interaksi sosial. Hutan Wasesa dianggap sebagai aset ekologis perkotaan penting yang berkontribusi terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, menggarisbawahi perlunya pengelolaan ruang hijau yang terpadu dan berkelanjutan.

References

Arini, A.D., Murningsih, M. and Jumari, J. (2025) “Struktur Vegetasi Pohon pada Lahan Darat di Kawasan Marine Science Techno Park Teluk Awur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah,” Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(1), pp. 94–103. Available at: https://doi.org/10.14710/jil.23.1.94-103.

Candiana, C., Sulistyono and Deni (2019) “KEAWETAN ALAMI JENIS KAYU JATI (Tectona grandis, linn. F.), MAHONI (Swietenia macrophylla King) DAN SENGON (Paraserianthes falcataria, L) PADA UMUR 5 TAHUN,” Wanaraksa, 13(1). Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v13i1.4647.

Daeli, D.Y. (2023) “Studi Etnobotani Tanaman Obat Tradisional Pada Masyarakat di Desa Orahili Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat,” TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi, 4(1), pp. 1–16. Available at: https://doi.org/10.57094/tunas.v4i1.856.

Djatnika, A.R., Zain, A.F.M. and Dahlan, E.N. (2014) “ANALISIS SPASIAL FUNGSI EKOLOGI RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA CIBINONG,” Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 4(1), pp. 9–16. Available at: https://doi.org/10.29244/jpsl.4.1.9.

Dwi Kurnia, T.I. (2021) “Kajian Komposisi dan Stratifikasi Tanaman Hortikultura Sebagai Penyusun di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Sritanjung Banyuwangi,” JURNAL AGRI-TEK?: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Eksakta, 22(1), pp. 17–23. Available at: https://doi.org/10.33319/agtek.v22i1.75.

Ekawati, J. et al. (2025) “PENERAPAN FUNGSI PADA DESAIN RUANG TERBUKA HIJAU UNTUK KOTA BERKELANJUTAN Application of Functions in the Green Open Spaces Design for Sustainable Cities,” 20(2), pp. 61–74. Available at: https://doi.org/10.31815/jp.2025.20.61-74.

Hariputra, R.P., Defit, S. and Sumijan (2022) “Analisis Sistem Antrian dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Menggunakan Metode Accidental Sampling,” Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi, 4, pp. 70–75. Available at: https://doi.org/10.37034/jsisfotek.v4i2.127.

M. Ischak, M. and Burhannudinnur (2020) “UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA RUANG TERBUKA HIJAU DI PERMUKIMAN PADAT,” URNAL AKAL: ABDIMAS DAN KEARIFAN LOKAL, 1(1), pp. 6–19. Available at: https://doi.org/http://de.doi.org/10.25105/akal.

Meilani, F. and Arlysia, V. (2024) “Analisis Jasa Lingkungan Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah,” Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), pp. 10748–10762. Available at: https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11789.

Muladi, A., Adiansyah, J.S. and Johari, H.I. (2024) “Environmental Services on the Public Green Open Space using Dpsir Approach: Study Case at Mataram City,” Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(3), pp. 771–780. Available at: https://doi.org/10.14710/jil.22.3.771-780.

Musyary, M.D. and Buchori, I. (2024) “Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau dalam Mengurangi Pencemaran Udara di Kawasan Metropolitan Surakarta untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs),” Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 8(2), pp. 137–149. Available at: https://doi.org/10.26760/jrh.v8i2.

Nurhasan, A.U. and Damayanti, V. (2022) “Evaluasi Fungsi Ekologis Taman Kota dalam Upaya Peningkatan Kualitas Ruang Perkotaan,” Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, 1(2), pp. 149–158. Available at: https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i2.479.

Parid Pakaya, Fitryane Lihawa and Dewi Wahyuni K. Baderan (2024) “Efektivitas Ruang Terbuka Hijau Publik dalam Menyerap Emisi Karbon Dioksida untuk Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Perkotaan,” Hidroponik?: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 1(3), pp. 54–75. Available at: https://doi.org/10.62951/hidroponik.v1i3.199.

Purnomo, S. et al. (2021) “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberlanjutan Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta,” Jurnal Penyuluhan, 17(2), pp. 237–245. Available at: https://doi.org/10.25015/17202135452.

Putra, A.A., Trisnawati, C.E. and Widayat, P.W. (2024) “The impact of urbanization on environmental degradation in Jakarta,” Journal of City: Branding and Authenticity, 2(1), pp. 1–15. Available at: https://doi.org/10.61511/jcbau.v2i1.2024.903.

Rachmayanti, L. and Mangkoedihardjo, S. (2020) “Evaluasi dan Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Berbasis Serapan Emisi Karbon Dioksida (CO2) di Zona Tenggara Kota Surabaya (Studi Literatur dan Kasus),” Jurnal Teknik ITS, 9(2), pp. 1–8. Available at: https://doi.org/10.12962/j23373539.v9i2.54854.

Romanazzi, G.R. et al. (2023) “Cultural ecosystem services: A review of methods and tools for economic evaluation,” Environmental and Sustainability Indicators, 20(September), p. 100304. Available at: https://doi.org/10.1016/j.indic.2023.100304.

Rudi Latief, Yudistira Taufiq Hidayat, I.Y. (2021) “Analisis Perubahan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Mandai Kabupaten Maros,” 2(1), pp. 43–54. Available at: https://doi.org/10.35965/jups.v2i1.101.

Rukoyah Lestari, Eka Annisa Salsabilla, Devia Puspita Rini, A. and Alfin, Kartika Nada Nabila, Ibnu Albany Devanto, E.A. (2025) “Analisis struktur dan komposisi vegetasi di kebun raya cibinong sebagai ruang terbuka hijau kabupaten bogor,” JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA), 3(12), pp. 1–17. Available at: https://doi.org/10.62281/h1aydn80.

Rumamby, J.A., Fajriani, S. and Ariffin, A. (2024) “Analisis Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau Di Hutan Kota Gelora Bung Karno,” Jurnal Produksi Tanaman, 12(3), pp. 144–149. Available at: https://doi.org/10.21776/ub.protan.2024.012.03.01.

Saputri, D.D. (2018) “Penilaian Fungsi Taman Kota Sebagai Ruang Terbuka Publik di Kota Surabaya,” Jurnal Penataan Ruang, 13(2), pp. 40–47. Available at: https://doi.org/10.12962/j2716179x.v13i2.7113.

Saragih, A.R. et al. (2021) “Diversifikasi Potensi Dan Fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Di Wilayah Kota Singaraja,” Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 9(1), pp. 44–55.

Seko, T.Y.P. et al. (2024) “Provinsi Nusa Tenggara Timur ),” Journal Of Social Science Research, 4, pp. 5823–5842. Available at: https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17057.

Sinaga, A.S., Sinurat, A. and Saragih, H. (2025) “Zonasi Ruang Terbuka Hijau dalam Mendukung Pengelolaan Lingkungan Perkotaan yang Berkelanjutan,” PESHUM?: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(2), pp. 2257–2264. Available at: https://doi.org/10.56799/peshum.v4i2.7665.

Sinatra, F. et al. (2022) “Prinsip Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Kota Sebagai Infrastruktur Hijau Di Kota Bandar Lampung,” Jurnal Planologi, 19(1), p. 19. Available at: https://doi.org/10.30659/jpsa.v19i1.15408.

Slamet Riyanto & Aglis Andhita Hatmawan (2020) METODE RISET PENELITIAN KUANTITATIF PENELITIAN DI B IDANG MANAJEMEN, TEKNIK, PENDIDIKAN DAN EKSPERIMEN. Sleman: Deepublish.

Soenarno & Sri murni (2014) “PEMBELAJARAN MATERI JASA LINGKUNGAN,” Jurnal Formatif, 4(2), pp. 150–156. Available at: https://doi.org/10.30998/FORMATIF.V4I2.149.

Tambunan, R.B., Effendi, Y. and Wasitaatmadja, F.F. (2025) “Kajian Awal Potensi Penyerapan Karbon oleh Hutan Kota Cipayung dan Munjul di Jakarta Timur,” JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI, 10(3), pp. 261–268. Available at: https://doi.org/10.36722/sst.v10i3.4683.

Yuli Rosianty, Innike Abdillah Fahmi, Delfy Lensari, F.P. (2019) “POTENSI PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KECAMATAN SEBERANG ULU II KOTA PALEMBANG,” 8(2), pp. 72–84. Available at: https://doi.org/10.32502/sylva.v8i2.2699.

Millennium Ecosystem Assessment. (2005). Ecosystems and human well-being: Wetlands and water. World Resources Institute.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup. (2017). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 228. Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2002 tentang hutan kota. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 119. Jakarta: Sekertaris Negara Republik Indonesia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang. (2007). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68. Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Downloads

Published

2026-02-24